Dalam rangka melanjutkan kegiatan P5 dengan tema gaya hidup berkelanjutan. Siswa dan siswi kelas 4 SDI Al Munawwarah membuat proyek Eco-enzyme. Eco-enzyme sendiri adalah cairan yang diproduksi dari fermentasi sampah organik, khususnya kulit jeruk. Setelah menanti kurang lebih tiga bulan lamanya melakukan fermentasi, tiba saatnya memanen hasil fermentasi tersebut. Proses fermentasi ini menghasilkan senyawa kimia asam yang memiliki banyak manfaat seperti untuk pembersih lantai, kaca, permukaan perabot plastik dan bisa digunakan untuk pupuk karena dapat menyuburkan tanah dan tanaman, menghilangkan hama, dan lain sebagainya. Panen kali dilakukan di Laboratorium IPA SDI Al Munawwarah dengan menghasilkan cukup banyak Eco-enzyme sekitar 28 botol mineral yang diperoleh yang kemudian cairan dari Eco-enzyme di saring dan ditempatkan pada wadah-wadah yang telah disediakan.
Setelah semua botol terisi, cairan Eco-enzyme ini dibagikan ke warga sekolah. Kegiatan panen Eco-enzyme sangat disambut antusias oleh siswa, setiap siswa mengecek hasil fermentasi dan tak segan mereka bertanya kepada guru pendampingnya.
“Teacher bagaimana fermentasi Eco-enzymenya dikatakan berhasil. Apa ciri-cirinya?” ungkap Danisha salah seorang siswi dari kelas 4B.
“Sedikit bau tapi harus diselesaikan, karena nunggu ini udah lama banget teacher” ungkap siswa lain.
Proyek Eco-enzyme ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada siswa bahwa sampah organik juga dapat dimanfaatkan sebagai produk yang multiguna dan adanya Eco-enzyme dapat mengurangi limbah sampah organik yang ada disekitar kita.
Reporter: Amira Salsabila
Komentar Terbaru