Pamekasan – Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran, Perpustakaan SDI Al Munawwarah mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Literasi dan Numerasi dengan tema “Penguatan Literasi dan Numerasi bagi Guru SDI Al Munawwarah untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran”. Kegiatan ini berlangsung pada 30 November 2024 di lingkungan SDI Al Munawwarah.
Acara ini dirancang untuk membekali para guru dengan strategi dan metode pengajaran yang inovatif, terutama dalam literasi dan numerasi, guna mendukung keberhasilan siswa dalam memahami dan mengaplikasikan pembelajaran di kelas. Dengan narasumber berpengalaman yang langsung dihadirkan dari Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Kabupaten Pamekasan, kegiatan ini menjadi wadah untuk mendalami konsep-konsep penting yang relevan dengan kurikulum modern.
Kepala SDI Al Munawwarah menyampaikan bahwa Bimtek ini merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kapasitas guru. “Penguatan literasi dan numerasi adalah kunci utama dalam pembelajaran abad ke-21. Melalui pelatihan ini, kami berharap para guru mampu menghadirkan proses belajar mengajar yang lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa,” ujarnya.
Selama kegiatan, para peserta diajak untuk berdiskusi dan praktik langsung terkait penerapan strategi literasi dan numerasi di kelas serta pentingnya perpustakaan yang menjadi pusat referensi dan dukungan pembelajaran yang akan digunakan oleh guru. Berbagai teknik pengajaran interaktif dan teknologi pendidikan turut diperkenalkan untuk memperkaya wawasan para guru.
Dengan pelaksanaan Bimtek ini, SDI Al Munawwarah berharap guru dapat meberikan pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif dalam pembelajarannya serta terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi yang ada. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah dari berbagai inovasi pembelajaran yang akan diterapkan di sekolah demi meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Pamekasan.
Pamekasan – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan sekolah, SDI Al Munawwarah turut berpartisipasi dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengelola Perpustakaan Sekolah yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pamekasan. Acara tersebut berlangsung pada 4-5 November 2024 di Hotel Cahaya Berlian, Pamekasan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan wawasan kepada pengelola perpustakaan agar mampu mencapai nilai akreditasi yang lebih baik. Dengan tema “Peningkatan Kapasitas Pengelola Perpustakaan Sekolah untuk Mencapai Nilai Akreditasi Yang Lebih Baik,” Bimtek ini menghadirkan narasumber berkompeten yaitu Tim Asesor Akreditasi Perpustakaan – Provinsi Jawa Timur yang membahas strategi pengelolaan perpustakaan modern sesuai standar akreditasi nasional.
Kepala SDI Al Munawwarah menyatakan bahwa partisipasi sekolah dalam kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat belajar dan literasi di lingkungan sekolah. “Kami berharap melalui Bimtek ini, perpustakaan SDI Al Munawwarah mampu memberikan layanan yang lebih berkualitas dan berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan di sekolah,” ujarnya.
Selama dua hari, para peserta menerima materi terkait Bedah Komponen 1-9 Akreditasi Perpustakaan Berbasis Standar hingga Praktik Pengelolaan Akreditasi Perpustakaan Berbasis Standar. Selain itu, sesi diskusi interaktif dan studi kasus memberikan pemahaman praktis bagi pengelola perpustakaan dalam menghadapi tantangan di lapangan.
Dengan semangat yang dibawa dari Bimtek ini, SDI Al Munawwarah berkomitmen untuk terus berinovasi dalam mengelola perpustakaan sekolah, sehingga dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi institusi pendidikan lainnya di Kabupaten Pamekasan.
Pamekasan, 09 November 2024 — SDI Al Munawwarah menggelar kegiatan sosialisasi tentang sistem perpustakaan digital Sipedal Sakera kepada para guru, sebagai upaya meningkatkan literasi dan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Acara ini berlangsung di ruang rapat sekolah dengan dihadiri oleh seluruh guru SDI Al Munawwarah.
Kepala sekolah SDI Al Munawwarah, Ustadzah Dedeh Rosidah, S.Pd., menjelaskan bahwa Sipedal Sakera (Literasi Perpustakaan Digital SDI Al Munawwarah, Kreatif, Religius dan Berakhlak Mulia) merupakan platform inovatif yang dirancang untuk mempermudah akses buku dan bahan belajar secara daring. “Kami ingin memfasilitasi para guru dan siswa agar lebih mudah mengakses literatur pendidikan yang berkualitas. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk menulis karya, membuat resensi, membaca, diskusi online dan mencari referensi buku secara online,” ujarnya.
Dalam sosialisasi ini, tim perpustakaan memperkenalkan fitur-fitur unggulan Sipedal Sakera, seperti Juara Sakera (Jendela Unjuk Karya Literasi Sakera), Bersama Sakera (Bersemangat Membaca Bersama Sakera), Disakera (Diskusi Aktif Sakera) dan Layanan Siperkasa (Sistem Inventarisasi Pers Sipedal Sakera). Para guru juga diberikan panduan langkah demi langkah untuk mengakses dan menggunakan platform ini, termasuk cara mengintegrasikannya ke dalam pembelajaran di kelas.
Ustadz Ach. Fairuz Sholeh, S.Pd., salah satu guru kelas 6, menyambut baik inovasi ini. “Dengan adanya Sipedal Sakera, kami bisa memperkaya materi pembelajaran tanpa harus bergantung pada buku cetak. Anak-anak juga bisa belajar dengan lebih interaktif dan fleksibel,” katanya.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru mampu memanfaatkan teknologi perpustakaan digital secara maksimal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Selain itu, SDI Al Munawwarah berkomitmen untuk terus mengembangkan program literasi digital guna membangun generasi emas yang cinta membaca dan siap menghadapi tantangan era digital,” Ujar Kepala Perpustakaan SDI Al Munawwarah.
Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan simulasi penggunaan platform oleh para guru, yang berjalan dengan antusias dan penuh semangat.
Kunjungan Fasilitator Sekolah Penggerak BBGP Jawa Timur Beri Apresiasi Luar Biasa kepada Perpustakaan Sipedal Sakera SDI Al Munawwarah
Pamekasan, 14 Oktober 2024 – Fasilitator Sekolah Penggerak dari Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Timur melakukan kunjungan ke SDI Al Munawwarah salah satunya agendanya yaitu untuk meninjau perkembangan program perpustakaan digital, Sipedal Sakera (Sistem Perpustakaan Digital Al Munawwarah Sakera). Dalam kunjungan tersebut, pihak BBGP memberikan apresiasi luar biasa terhadap layanan digital yang disediakan oleh perpustakaan tersebut.
Kepala SDI Al Munawwarah, Dedeh Rosidah, S.Pd, menjelaskan bahwa Sipedal Sakera merupakan inisiatif sekolah untuk mempermudah akses literasi bagi siswa di era digital. Program ini memungkinkan siswa mengakses berbagai bahan bacaan dan kepenulisan melalui aplikasi digital Sipedal Sakera, sehingga literasi tidak lagi terbatas pada buku fisik di perpustakaan.
“Kami melihat kebutuhan siswa yang semakin terbiasa dengan teknologi, dan perpustakaan digital ini menjadi solusi untuk meningkatkan minat baca mereka yang tidak hanya dapat diakses di sekolah tapi juga dapat diakses di rumah. Alhamdulillah, dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk fasilitator Sekolah Penggerak, Sipedal Sakera semakin berkembang,” ujar Dedeh Rosidah, S.Pd.
Fasilitator Sekolah Penggerak BBGP Jawa Timur, H. Abdullah Muslim, M.Pd, menyampaikan bahwa inovasi yang dilakukan oleh SDI Al Munawwarah melalui perpustakaan digital ini patut dicontoh oleh sekolah-sekolah lain. Ia menekankan bahwa aksesibilitas dan kemudahan dalam memperoleh literasi digital sangat penting dalam mendukung program Merdeka Belajar.
“Kami sangat terkesan dengan layanan digital yang disediakan oleh Perpustakaan Sipedal Sakera. Ini merupakan langkah konkret dalam mendukung pembelajaran abad 21, di mana teknologi harus menjadi bagian dari pendidikan. Semoga inovasi ini bisa diadopsi oleh sekolah lain,” ujar H. Abdullah Muslim, M.Pd.
Layanan perpustakaan digital di SDI Al Munawwarah mencakup ribuan koleksi buku digital yang dapat diakses siswa secara online melalui perangkat komputer maupun smartphone. Selain itu, perpustakaan juga menyediakan fitur-fitur interaktif seperti ulasan buku atau resensi buku, jendela unjuk karya, sistem inventarisasi pers, rekomendasi bacaan, dan diskusi literasi online antar siswa.
Kunjungan ini menjadi dorongan bagi SDI Al Munawwarah untuk terus mengembangkan program perpustakaan digital dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan berbasis teknologi.
Pamekasan – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan sekolah, SDI Al Munawwarah turut berpartisipasi dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengelola Perpustakaan Sekolah yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pamekasan. Acara tersebut berlangsung pada 4-5 November 2024 di Hotel Cahaya Berlian, Pamekasan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan wawasan kepada pengelola perpustakaan agar mampu mencapai nilai akreditasi yang lebih baik. Dengan tema “Peningkatan Kapasitas Pengelola Perpustakaan Sekolah untuk Mencapai Nilai Akreditasi Yang Lebih Baik,” Bimtek ini menghadirkan narasumber berkompeten yaitu Tim Asesor Akreditasi Perpustakaan – Provinsi Jawa Timur yang membahas strategi pengelolaan perpustakaan modern sesuai standar akreditasi nasional.
Kepala SDI Al Munawwarah menyatakan bahwa partisipasi sekolah dalam kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat belajar dan literasi di lingkungan sekolah. “Kami berharap melalui Bimtek ini, perpustakaan SDI Al Munawwarah mampu memberikan layanan yang lebih berkualitas dan berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan di sekolah,” ujarnya.
Selama dua hari, para peserta menerima materi terkait Bedah Komponen 1-9 Akreditasi Perpustakaan Berbasis Standar hingga Praktik Pengelolaan Akreditasi Perpustakaan Berbasis Standar. Selain itu, sesi diskusi interaktif dan studi kasus memberikan pemahaman praktis bagi pengelola perpustakaan dalam menghadapi tantangan di lapangan.
Dengan semangat yang dibawa dari Bimtek ini, SDI Al Munawwarah berkomitmen untuk terus berinovasi dalam mengelola perpustakaan sekolah, sehingga dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi institusi pendidikan lainnya di Kabupaten Pamekasan.
Pamekasan, SDI Al Munawwarah dengan bangga menerima penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2023 atas partisipasinya dalam pelaporan inovasi yang luar biasa. Acara penganugerahan berlangsung di Pendopo Ronggosukowati, Kamis (20/6/2024) dan dihadiri oleh sejumlah OPD, Kepala Puskesmas dan Kepala Sekolah se Pamekasan.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Pj Bupati Pamekasan Masrukin kepada sejumlah OPD, Puskesmas, dan Sekolah yang telah berkontribusi dalam menciptakan inovasi-inovasi yang berdampak positif. Penerima penghargaan ini dipilih berdasarkan skor indeks inovasi mereka yang mencapai di atas 100, dengan kategori Kematangan Maksimal.
Kepala SDI Al Munawwarah, Dedeh Rosidah, S.Pd, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini. “Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras dan dedikasi kita dalam mengembangkan inovasi di perpustakaan tidak sia-sia. Tim perpustakaan telah berusaha keras untuk menghadirkan program dan layanan yang memacu minat baca dan belajar siswa secara digital,” ujar Dedeh Rosidah, S.Pd., pada Kamis (20/6/2024).
Dedeh Rosidah juga menekankan bahwa inovasi SIPEDAL SAKERA (Literasi Perpustakaan Digital SDI Al Munawwarah: Kreatif,Religius, dan Berakhlak Mulia) ini telah membantu SDI Al Munawwarah mencapai prestasi yang membanggakan di tingkat Daerah. “Tahun 2023 lalu, kita berhasil masuk dalam empat besar, dan pencapaian ini tidak terlepas dari kontribusi semua pihak di sekolah ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dedeh Rosidah menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi yang luar biasa. “Menjadi inovator tidaklah mudah, dibutuhkan niat, keberanian, dan kepercayaan diri. Di SDI Al Munawwarah, kita memiliki banyak individu hebat yang terus berinovasi. Saya sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi khusus kepada tim perpustakaan yang telah berkontribusi,” jelasnya.
Dedeh Rosidah juga mengingatkan dalam penerimaan penghargaan ini untuk tidak cepat puas dengan prestasi yang telah diraih. “Mari kita jaga dan pertahankan semangat untuk terus mengembangkan inovasi. Saya berharap inovasi-inovasi lain juga bisa menyusul,” harapnya.
Surabaya, Jawa Timur – Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) mendorong pemerintah daerah untuk menjadikan program literasi sebagai prioritas pembangunan daerah.
Demikian disampaikan Pelaksana Tugas Sekretaris Utama Perpusnas Ofy Sofiana dalam Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Nasional (Rakortekrenbangnas) Tahun 2024 pada Senin (26/2/2024).
“Ini dikarenakan salah satunya tingkat kecakapan literasi siswa dan masyarakat masih rendah,” ujarnya.
Beberapa permasalahan lain, lanjutnya, rendahnya tingkat budaya/kegemaran membaca siswa dan masyarakat, ketersediaan bahan bacaan yang sesuai dengan minat calon pembaca yang masih jarang, standar fasilitas perpustakaan yang tidak seragam dan umumnya masih rendah, serta variasi program yang disediakan yang sering tidak menarik masyarakat.
“Selain itu, banyak naskah nusantara yang telah dikonservasi dan didigitalisasi terbengkalai atau belum dimanfaatkan,” jelasnya.
Dalam merespons permasalahan tersebut, Perpusnas merumuskan tiga kebijakan utama. Pertama, pengembangan budaya baca dan kecakapan literasi dengan membentuk 10.000 perpustakaan di tingkat desa/kelurahan.
Kedua, standardisasi perpustakaan melalui pelatihan dan pendampingan pengelola perpustakaan di desa dan tempat baca lainnya. Dan ketiga, pengarusutamaan naskah nusantara dengan preservasi digitalisasi sebanyak 2.000 naskah.
“Program intervensi kami termasuk pembentukan 10.000 perpustakaan di desa, menyediakan bahan bacaan bermutu untuk jenjang PAUD dan SD, pelatihan untuk pengelola perpustakaan, dan preservasi digitalisasi naskah-naskah berharga,” paparnya.
Perpusnas, lanjutnya, juga mendorong keterkaitan antara program literasi di sekolah dengan program literasi di perpustakaan provinsi, kabupaten/kota, desa, dan yang dikelola masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro menegaskan bahwa tahun 2024 menjadi momen krusial untuk mengoptimalkan anggaran guna menuntaskan proyek-proyek yang belum selesai.
“Pesan dari Presiden adalah bahwa 2024 adalah tahun terakhir RPJMN, dan anggaran harus dioptimalkan untuk menyelesaikan proyek-proyek yang belum tuntas, baik yang sudah direncanakan maupun yang masih dalam tahap pelaksanaan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dia menekankan dukungan daerah terhadap penyampaian visi Indonesia Emas. Menurutnya, kepala daerah harus memiliki konsep, kekuatan, dan dukungan masyarakat dalam menyusun rencana kerja untuk periode mendatang, khususnya pada tahun 2025.
“Hal ini diarahkan untuk memastikan pembangunan daerah berjalan dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Dalam Rakortekbangnas, terdapat pembahasan desk urusan pemerintahan daerah bidang perpustakaan. Desk perpustakaan yakni untuk mengonfirmasi terkait target indikator kinerja utama urusan perpustakaan di daerah yakni Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).
Dalam rangka melanjutkan kegiatan P5 dengan tema gaya hidup berkelanjutan. Siswa dan siswi kelas 4 SDI Al Munawwarah membuat proyek Eco-enzyme. Eco-enzyme sendiri adalah cairan yang diproduksi dari fermentasi sampah organik, khususnya kulit jeruk. Setelah menanti kurang lebih tiga bulan lamanya melakukan fermentasi, tiba saatnya memanen hasil fermentasi tersebut. Proses fermentasi ini menghasilkan senyawa kimia asam yang memiliki banyak manfaat seperti untuk pembersih lantai, kaca, permukaan perabot plastik dan bisa digunakan untuk pupuk karena dapat menyuburkan tanah dan tanaman, menghilangkan hama, dan lain sebagainya. Panen kali dilakukan di Laboratorium IPA SDI Al Munawwarah dengan menghasilkan cukup banyak Eco-enzyme sekitar 28 botol mineral yang diperoleh yang kemudian cairan dari Eco-enzyme di saring dan ditempatkan pada wadah-wadah yang telah disediakan.
Setelah semua botol terisi, cairan Eco-enzyme ini dibagikan ke warga sekolah. Kegiatan panen Eco-enzyme sangat disambut antusias oleh siswa, setiap siswa mengecek hasil fermentasi dan tak segan mereka bertanya kepada guru pendampingnya.
“Teacher bagaimana fermentasi Eco-enzymenya dikatakan berhasil. Apa ciri-cirinya?” ungkap Danisha salah seorang siswi dari kelas 4B.
“Sedikit bau tapi harus diselesaikan, karena nunggu ini udah lama banget teacher” ungkap siswa lain.
Proyek Eco-enzyme ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada siswa bahwa sampah organik juga dapat dimanfaatkan sebagai produk yang multiguna dan adanya Eco-enzyme dapat mengurangi limbah sampah organik yang ada disekitar kita.
Salah satu hibah yang sangat bermanfaat adalah yang terus mengalir kebaikannya, dan memiliki nilai kebahagiaan bagi penerima dan pemberi. Kali ini ada hibah menarik yang diberikan oleh siswa yang sebentar lagi lulus dari sekolah yaitu buku yang dibeli secara mandiri dihibahkan untuk adik-adiknya.
Disampaikan oleh salah satu pustakawan perpustakaan Sipedal Sakera SDI Al Munawwarah sebut saja ustadzah iis, “Ada siswa SDI Al Munawwarah kelas 6 datang ke perpustakaan sekolah dengan membawa buku-buku yang katanya ingin dihibahkan ke perpustakaan sekolahnya, harapannya buku yang pernah ia beli secara mandiri dapat diketuk tularkan kepada adik-adiknya” ucapnya.
Pustakawan SDI Al Munawwarah sangat menyambut baik tujuan kedatangan siswa tersebut. Dia mengatakan bahwa kami juga ada program untuk penambahan koleksi supaya anak-anak dapat menggali ilmu dengan luas. Selain itu juga kami sangat mendukung program sekolah untuk peningkatan literasi siswa.
“Saya ingin membagikan pengalaman saya buat adik-adik saya disini ustadzah. Karena buku ini sangat bagus dan seru. Selain ini juga jadi referensi, juga terdapat buku cerita yang menarik, serta buku islami yang sangat sesuai dengan sekolah ini” ungkapnya Hanania.
“Terasa kalau sudah memasuki jenjang selanjutnya ustadzah, kalau membaca itu sangat penting. Ketika kita sudah banyak wawasan itu sangat menunjang terhadap pelajaran saya saat ini. Makanya saya ingin menularkan kebiasaan saya juga untuk senang membaca” imbuhnya.
Penyerahan buku-buku ini juga mendapatkan apresiasi tinggi dari Kepala Sekolah karena kepedulian Hanania untuk adik-adiknya juga sekolah tercintanya. Hal ini menjadikan kebanggaan bagi sekolah karena telah mencetak generasi yang luar biasa bermanfaat buat sesama.
“Terkait dengan hal ini, sekolah sangat menyambut baik para siswa untuk bisa memberikan motivasi dan praktik baik buat adik-adiknya, hal ini menjadi teladan buat adik kelasnya. Selain itu hubungan dengan siswa yang telah lulus atau alumni juga terjalin dengan baik” pungkas Ustadzah Dedeh selaku Kepala Sekolah SDI Al Munawwarah.
Komentar Terbaru