Pamekasan – Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi para siswa, SDI Al Munawwarah bekerja sama dengan jajaran Polwan Pamekasan menggelar kegiatan Penyuluhan Anti-Bullying (Perundungan) yang berlangsung meriah di halaman sekolah.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa-siswi SDI Al Munawwarah. Dengan menghadirkan para personel Polwan Pamekasan sebagai narasumber, materi yang disampaikan menjadi lebih menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak.

Stop Perundungan Fisik dan Verbal di Sekolah

Dalam penyuluhan tersebut, jajaran Polwan Pamekasan memberikan edukasi mendalam mengenai bahaya serta dampak negatif dari tindakan bullying, baik secara fisik maupun verbal.

Poin-poin utama yang disampaikan dalam penyuluhan antara lain:

  • Menghentikan Perundungan Fisik: Imbauan tegas agar tidak melakukan tindakan kasar seperti memukul, mendorong, merusak barang teman, atau tindakan fisik lainnya yang menyakiti sesama siswa.
  • Mencegah Perundungan Verbal: Edukasi agar siswa membiasakan diri tutur kata yang santun, serta menghentikan perilaku ejek-mengejek, memanggil teman dengan julukan buruk, atau berkata kasar.
  • Menumbuhkan Rasa Empati: Mengajak para siswa untuk saling menyayangi, menghormati perbedaan, dan merangkul sesama teman tanpa membeda-bedakan.
  • Berani Melapor (Speak Up): Mengedukasi siswa agar tidak takut untuk melapor kepada guru atau orang tua jika melihat atau mengalami tindakan perundungan di lingkungan sekolah.

Komitmen Bersama Mewujudkan “Sekolah Ramah Anak”

Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi saat sesi tanya jawab dan interaksi langsung bersama para Polwan. Melalui pendekatan yang ramah dan humanis, para jajaran polisi wanita ini berhasil menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan kasih sayang kepada para murid.

Pihak sekolah SDI Al Munawwarah berharap kegiatan sosialisasi ini dapat membentuk karakter siswa yang santun, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, serta menjadikan SDI Al Munawwarah sebagai zona bebas bullying.

“Mari kita bersatu cegah perundungan. Sekolah aman, belajar nyaman, prestasi pun bertambah!”